Daun Menagis
Topannya menggores bibir rambutku
Airmata apiku sayup
Jeritanku tiada henti
Tidak kaupedulikankah itu
Malam ini aku menangis api
Berharap
Air mata dari mata air
Gelombang alami menyentuh hatiku
Apa,,,,
Semerbak hangat dijantung ini
Walaumpun banyak arang merah
Membara dan akan membati buta
Rautan wajahku pucat
Garisan tubuh ini layu
Tiada henti kau goda
Sebasar gunung kidul beban ini.
By: Pambudi E.C
Untu Protol, Selasa Pagi,(14/9/2010).
----------------------------------------------------

Tidak ada komentar:
Posting Komentar