Daun kuning ada didepanku
Berpangku tangan saja aku
Tangisan hati terisis
Kulit bambu yang membekas
Kau senyum disampingnya
Masih menympan harapan
Seandainya aku itu
Mulia dan sukarkah itu
Sayang, sirna semua
Selamat dan selamat
Waupun merahnya api ada dihati ini
Dapatkah aku sember air
Untuk meluluhkan
Merah yang melebihi warna darah
Sulitkah itu
By : Pambudi Eko Cahyono
Untu protol , kamis (30/09/2010)
================================

Tidak ada komentar:
Posting Komentar